Silinder udara
1: Apa itu silinder udara
Silinder adalah elemen eksekutif dalam sistem pneumatik, yang mengubah energi tekanan fluida menjadi energi mekanik, mengeluarkan gaya, dan mendorong mekanisme kerja untuk mencapai garis lurus bolak-balik, atau gerakan ayunan bolak-balik.
2: struktur silinder
1. Gunakan lingkungan: Silinder digunakan dalam situasi di mana ada bahaya kebakaran dan ledakan.Kecuali untuk beberapa silinder khusus, tipe strukturnya pada dasarnya sama dengan silinder hidrolik.
2. Karena kompresibilitas gas yang tinggi, akurasi kontrol kecepatan dan posisi silinder tidak tinggi.Pada saat yang sama, tekanan sistem pneumatik rendah, dan daya keluaran silinder kecil.
3: penggunaan lingkungan dan karakteristik silinder
4: Klasifikasi silinder
Silinder dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu: silinder kerja tunggal, silinder kerja ganda, dan silinder khusus.(Untuk klasifikasi khusus, lihat formulir EXCEL).
5: Rumus perhitungan silinder (di sini, ambil silinder batang piston kerja ganda sebagai contoh, gaya dorong F1 dan gaya tarik F2 pada batang piston masing-masing dihitung menurut rumus berikut.
F1=1/4×π×D∧2×p×η
F2=1/4×π×(D∧2-d∧2)×p×η
Dalam rumus, F1——daya dorong keluaran silinder batang piston tunggal kerja ganda (N)
F2——Keluaran gaya tarik batang piston tunggal kerja ganda (N)
D——Diameter piston (m)
d——diameter batang piston (m)
p——Tekanan kerja silinder (pa)
η——tingkat beban, yang terkait dengan tekanan silinder, dan secara komprehensif mencerminkan pergerakan cepat piston dan efisiensi silinder.Jika parameter dinamis silinder harus tinggi dan frekuensi kerjanya tinggi, laju beban umumnya mengambil nilai (0, 3 ~ 0, 5), nilai yang lebih kecil diambil saat kecepatan tinggi, dan semakin besar nilai diambil saat kecepatan rendah;Jika parameter dinamis silinder umumnya diperlukan dan frekuensi kerjanya rendah, pada dasarnya ini adalah gerakan yang seragam, dan hanya resistansi total yang dapat dipertimbangkan, dan laju beban dapat diambil sebagai (0, 7 ~ 0, 85) .
6. Contoh perhitungan pemilihan silinder
Misalnya: gunakan silinder untuk mendorong troli secara horizontal, massa beban troli adalah M=150KG, koefisien gesekan antara troli dan permukaan kontak adalah μ=0, 3, langkah silinder L=300mm, waktu aksi silinder diperlukan t=0, 8s, tekanan kerja Untuk P=0, 5Mpa, silakan pilih ukuran lubang silinder!
Penyelesaian masalah:
1, gaya beban aksial silinder F=μMg=0, 3*150*9, 8=450N
2, kecepatan rata-rata silinder
v=stroke/waktu aksi silinder=L/t=300/0, 8=375mm/s, sesuai dengan nilai beban dinamis pada tabel di atas, laju beban η=0, 5
3. Dari sini, gaya keluaran teoritis silinder diturunkan